Thursday, December 23, 2010

Perjalanan Impian

Saya tidak ingat kapan tepatnya saya tertarik dengan yang namanya backpacking. Mungkin sejak saya mengenal internet di awal 1999, 12 tahun yang lalu. Terus terang sih, pengetahuan umum saya memang gak luas, saya jarang baca koran, jarang nonton berita, gak gaul gitu lah. Dulu. Sekarang masih sih :D Apa-apa serba telat. Ketemu konsep internet setelah internet muncul selama beberapa dekade. Ketemu konsep jalan-jalan murahan juga ya gak lama berselang.

Dan sejak mengenal konsep backpacking itu, sumpah impian saya simpel aja kok. Belum mau ke Eropa, Amerika, apalagi Afrika. Cukup negara-negara tetangga aja (untuk awalnya).

Anyway, perjalanan ke luar negeri sendiri baru pertama kalinya saya lakukan tahun 2008, itu pun deket-deket aja, ke Singapura dan Kuala Lumpur. Itung-itung memberikan kado ulang tahun buat diri saya sendiri, naik ke menara Petronas tepat di hari ulang tahun saya.

Kemudian bulan Oktober lalu saya melakukan perjalanan darat (dan selat) ke Bali, pulang pergi. Naik kereta dan ferry. Alasan pertama, anggaran saya terbatas. Kedua, sejak bolak balik naik kereta api -Jakarta-Bandung-Jakarta, saya jadi suka aja gitu naik kereta. Banyak pemandangan, bisa tidur, bisa ngerokok (walaupun harus berdiri di ujung gerbong, depan toilet).

Dan awal bulan November kemarin saya mendapat kejutan. Ternyata saya bisa jalan-jalan lagi. Dan kali ini, buat saya, gak main-main. Asia Tenggara. Uhuy! Norak ya? Bodo ah, namanya juga baru pertama kali :D

Booking tiket pesawat Bandung-Kuala Lumpur-Bandung untuk perjalanan yang akan dimulai 3 Januari 2011 dan berakhir 31 Januari 2011 di maskapai Air Asia. Terus terang sampai sejauh ini maskapai ini pilihan utama saya bila harus bepergian naik pesawat. Pertama, murah. Kedua, booking tiketnya gampang.

Kemudian saya berburu mata uang. Sesuai dengan nasihat sahabat saya, saya membeli setengah dari anggaran saya dalam bentuk USD dan THB bulan lalu, dan setengahnya bulan ini. Menurut beliau, jadi kalau kursnya naik atau turun, nyeselnya cuma setengah. Eh iya bener sih :D

Tiket dan anggaran beres, saya mulai mencari peluang untuk penginapan yang (mungkin) bisa tanpa keluar biaya. Solusi saya sejak dulu cuma satu, mampir ke CouchSurfing. Rikues sana-rikues sini, per hari ini sudah dapat 4 konfirmasi dari 2 negara berbeda yang mengijinkan saya numpang tidur di tempat mereka. Kewl, ain't it  ^_^

Selama perjalanan, rencana saya adalah menempuh perjalanan darat. yang artinya saya menyebrang antar negara dengan kereta api, bis, atau jalan kaki. Perjalanan dari Kuala Lumpur ke Hat Yai, Thailand sudah mendapat email konfirmasi pemesanan tiket kereta apinya, tinggal diambil begitu nanti saya tiba di Sentral Kuala Lumpur, stasiun kereta utama.

Nah sekarang tinggal bikin agenda detil ke mana saja saya akan bertandang (untuk negara-negaranya sudah fix Thailand, Laos, Vietnam, Kamboja, Malaysia).

Tulisan berikutnya saya akan berbagi apa saja persiapan saya secara detil ya :)

Gambar diambil dari sini.

2 comments:

  1. ayo es nangkaaa!!!!
    *tangan terkepal memakai ikat kepala*

    ReplyDelete
  2. Musti cerita lho, Mbak. Yang detil! Ini rikues dari saya yang juga pingin banget backpaking-an someday... :)

    ReplyDelete